Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

POST-TITLE-HERE

Posted by Author On Month - Day - Year

POST-SUMMARY-HERE

Bunda....."malaikat" Bagi Mahasiswa

Diposting oleh Sakral On 06.38
IBU. Sosok wanita yang hebat. Dibalik paras lembutnya ternyata menyimpan berjuta kekuatan dan ketulusan. Keberadaannya dibutuuhkan oleh semua orang. Sosok tak kenal lelah dalam merawat dan mengurus keluarga tanpa ada batasan waktu.
SAKRAL edisi kali ini akan membahas mengenai hari ibu yang dirayakan pada 22 Desember. Sosok Ibu kali ini adalah Rini Kanadiar (52), dosen psikologi FISIP UNPVJ yang juga merupakan dosen konseling, tempat dimana semua mahasiswa bisa mencurahkan segala unek-uneknya. Beliau begitu dekat dengan semua mahasiswa. Sosoknya yang ramah dan murah senyum ibarat "malaikat" jika berada di dekatnya akan merasa tenang. Tak heran hampir semua mahasiswa memanggil beliau dengan sapaan Bunda. Berikut adalah hasil wawancara SAKRAL dengan beliau beberapa waktu lalu.

Apa Tanggapan Anda tentang hari ibu?
Hari ibu merupakan satu hari yang luar biasa yang harus dirayakan oleh setiap orang, karena ibu merupakan sosok yang luar biasa.

Apa yang Anda lakukan dalam merayakan hari ibu?
Biasanya kami selalu "meratukan" mama dalam segala hal. Satu hari khusus buat mama terbebas dari semua pekerjaan rumah. Semua pekerjaan rumahku,papa, dan saudar-saudarku yang handle seperti memasak, cuci piring, dan pekerjaan rumah lainnya.

Perayaan hari ibu yang berkesan?
Hampir setiap perayaan hari ibu berkesan. Karena dalam bulan desember ada 2 peristiwa penting yang luar biasa yaitu ulang tahun mama dan hari ibu tentunya.

Bagaimana memandang sosok mama?
Mama adalah sosok yang disiplin,konsisten dan perfecionis. Hal sekecil apapun yang anak -anaknya langgar beliau akan mengetahuinya. Sehingga anak – anaknya menyebut mama detektif. Misalnya saja salah meletakan barang mama akan marah.

Sedekat apa dengan mama?
Kedekatanku dengan mama layaknya hubungan anak dengan ibunya. Akan tetapi, urusan curhat, pendidikan aku lebih merasa nyaman cerita dengan papa. Jika dulu aku yang membutuhkan mama,sekarang sebaliknya. Mama selalu protes jika dalam waktu seminggu aku belum mengunjunginya beliau akan menelponku terus, kerena menurut beliau akan merasa ada yang kurang.

Bagaimana keseharian dirumah bersama keluarga?ada hari khusus untuk keluarga?
Tak ada hari khusus untuk keluarga, menurutku 24 jam adalah untuk mereka. Keseharianku di rumah biasanya sehabis magrib aku mengundang anak – anak di sekitar rumahku untuk belajar matematika, makan malam bersama putri tunggalku dan juga suami,setelah itu aku habiskan untuk membaca buku yang sudah menjadi kebutuhan.

Bagaimana Anda bisa dekat dengan mahasiswa?
Kuncinya satu, aku selalu "memanusiakan" mereka karena setiap orang ingin diperlakukan seperti manusia selalu ingin diperhatikan.selalu mengawali semua dengan senyuman karena dengan senyum dapat mengerakan 26 otot wajah kita dan itu salah satu resep awat muda.satu lagi positif tking jika kita ingin disukai oleh semua orang.

Apakah Anda sudah merasa sukses sebagai seorang ibu?
Sukses adalah hasil yang didapat (material) yang bisa di ukur oleh orang lain. Aku tak dapat mengatakan aku sukses tetapi aku bisa mengatakan bahwa aku bahagia karena kebahagiaan hanya didapat dari diri kita sendiri.
Tak terasa obrolan SAKRAL dengan bunda rini berlangsung selama dua jam diselingi dengan curhat colongan. Satu pertanyaan terakhir SAKRAL lontarkan.

Bagaimana pendapat Anda tentang angkatan 2006 ?

LUAR BIASA!!!!!


Betapa tersanjungnya kami mendengar kata luar biasa yang tulus diucapkan oleh bunda.(reni&tika/Tim Sakral)

0 Response to "Bunda....."malaikat" Bagi Mahasiswa"

Posting Komentar